Galeri Widia (Widia's Gallery)

a beautiful craft for your home decoration

Menikmati Hari Sebelum Melepasmu Menikah, Putriku

Dalam hitungan hari kita akan berpisah, putriku. Ada rasa bahagia dalam hatiku, bahagia bisa mengantarkan kamu ke gerbang kebahagian hidup bersama lelaki shaleh pilihan hatimu. Ada rasa duka karena aku akan berpisah secara lahiriah jauh dari dirimu tak kan bisa seperti dulu lagi ketika kamu masih ada dalam tanggung jawabku. Pasti semuanya akan berbeda, dan aku harus sudah siap. Aku nikmati setiap fase hidupmu sejak dalam kandungan kemudian lahir, kamu bayi yang menggemaskan dan tidak merepotkan. Usia balita kamu anak kecil yang manis dan pintar kemudian kamu menjadi gadis kecil yang penurut dan punya rasa kasih sayang yang dalam terhadap mereka yang papa.

Ketika kamu dewasa kamu adalah teman sharing yang baik, ada saatnya kita seperti teman atau bahkan seperti adik dan kakak, ‘dan aku adiknya’ … Hehehe sudah pasti kamu bakal marah… Karena kamu gak terima secara muka kita beda jauh… “ibu lebih dewasa lah, kalau gak mau dibilang tua” katamu dengan muka sedikit sebel. Dan aku tertawa saja… 😁. Ketika aku sakit kamu adalah perawat yang handal, semuanya kamu urus tak ada yang terlewat sampai aku menjadi pemalas dengan sendirinya karena keenakan dilayani dengan begitu baik olehmu nak.

Ah sepertinya cerita tentang kamu tak akan habis walaupun ditulis dalam berlembar – lembar kertas, banyak sekali suka dan duka yang telah kita lewati dalam 23 (dua puluh tiga tahun) umur mu, putriku. Hanya satu yang ingin kutanya padamu putriku , siapa yang pertama kali mengajarimu membaca surat Al-Fatihah? Aku lupa akan yang satu ini… 😢 semoga aku… Ibumu yang mengajarimu bukan guru mengajimu, karena surat Al-Fatihah adalah surat yang akan selalu kamu baca disetiap shalat – shalat mu. Ini sangat penting untukku.

Pesanku bila saatnya tiba, tetaplah menjadi anak gadis kebanggaan ku, jangan pernah berubah menjadi pribadi yang lain yang tidak aku kenal, tetap menjadi pribadi yang bertanggung jawab, ramah, sopan, kasih sayang kepada mereka yang tidak beruntung, dan yang paling penting menjaga akhlak yang baik, tetap dalam cahaya iman dan Islam, wanita shalikhah  yang senantiasa istiqomah.

Percayalah kamu selalu ada dalam hidupku, kamu tetap anak gadisku, kesayanganku selamanya…tentu tanpa melupakan hak suamimu  kelak. Semoga sakinah, mawadah, warahmah aamiin. Bahagia itu adalah ketika semua berjalan dalam aturan Allah Subhanahu Wataa’la.

06082016

 

 

 

 

Advertisements

One comment on “Menikmati Hari Sebelum Melepasmu Menikah, Putriku

  1. shalehah165
    August 6, 2016

    Reblogged this on Hanya sebuah tulisan….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on August 6, 2016 by in BlogPost.
%d bloggers like this: